Biang Keringat Pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sebagai Bunda yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia ini, tentu saja menjadikan Bunda tidak asing lagi dengan yang namanya biang keringat ya. Bahkan sebenarnya biang keringat bisa terjadi pada orang dewasa juga lho Bun, tidak hanya pada anak-anak. Tapi karena saluran keringat dan pori-pori pada kulit bayi masih belum berfungsi secara maksimal dan masih dalam proses penyempurnaan, maka biang keringat biasanya lebih sering terjadi pada anak-anak terutama bayi.

Nah, sebenarnya apa sih biang keringat itu? Seperti dilansir dari Parents, biang keringat adalah iritasi yang terjadi pada kulit yang disebabkan oleh udara panas, lembab, dan biasanya terjadi karena ada tumpukan keringat yang terjebak di lapisan kulit bayi. Hal ini biasanya terjadi saat udara sangat panas, Si Kecil jadi berkeringat dan keringat tersebut tidak bisa keluar sempurna dari lapisan kulit, yang disebabkan oleh belum sempurnanya fungsi saluran keringat pada bayi.

“Saat terjadi perpaduan antara bayi Anda sedang berada di lingkungan yang hangat dan pakaian yang terlalu tebal, akhirnya menyebabkan munculnya biang keringat,” kata Penasihat Orangtua Lawrence F. Eichenfield, MD, profesor pediatri dan dermatologi di University of California, San Diego, dan kepala pediatri dan dermatologi remaja di Rumah Sakit Anak Rady-San Diego.

Lalu jika Si Kecil mengalami biang keringat terutama pada bagian wajah, perawatan apa saja kah yang kiranya bisa Bunda lakukan untuk mengurangi dan meredakan biang keringat pada bayi tersebut? Mari simak lengkapnya yang dilansir dari Healthline berikut ini ya Bunda.

1. Dinginkan permukaan kulit dengan air

Ini adalah cara paling sederhana dan mudah, dan biasanya juga cukup manjur untuk dilakukan. Jika biang keringat hanya terjadi pada permukaan kulit yang tidak terlalu luas, contohnya pada wajah, Bunda bisa gunakan kain lembut yang telah dibasahi dengan air dingin, lalu tepuk-tepuk dengan lembut area yang mengalami biang keringat tersebut untuk menurunkan suhu udara di sekitarnya. Namun jika biang keringat terjadi pada area tubuh yang lebih luas, maka Bunda bisa memandikan Si Kecil dengan air dingin dan tanpa menggunakan sabun.

2. Gunakan losion yang mengandung kalamin

Losion yang mengandung kalamin biasanya aman untuk dipakai oleh anak-anak, tetapi pastikan saja untuk menghindari area mulut dan mata saat Bunda akan menggunakannya pada wajah Si Kecil. Losion ini dapat membantu meredakan gatal yang disebabkan oleh biang keringat.

3. Coba losion yang mengandung lanolin anhidrat

Kandungan Lanolin Anhidrat biasanya terdapat pada krim pelembap untuk puting dan dapat digunakan untuk mencegah tersumbatnya saluran kelenjar keringat pada bayi. Jika Bunda atau Si Kecil sensitif terhadap bahan wol, maka hindari penggunaan lanolin karena Lanolin ini berasal dari bulu wol domba. Selain itu, jika Bunda menggunakan lanolin untuk pertama kalinya maka cobalah tes tempel di lengan bawah Si Kecil sebelum dioleskan ke wajah agar bisa mengetahui apakah kulit Si Kecil memiliki alergi terhadap bahan tersebut atau tidak.

4. Buat pasta dari oatmeal

Oatmeal dapat membantu meredakan gatal dan peradangan. Jika Bunda membuat pasta oatmeal untuk wajah Si Kecil, pastikan Bunda mengaplikasikan pasta tersebut ke wajah dalam suhu ruangan atau dingin, dan jangan dalam kondisi hangat atau panas ya, Bunda, karena justru dapat lebih mengiritasi kulit Si Kecil.

5. Hindari produk berbahan dasar minyak

Untuk menjaga kondisi kulit Si Kecil, sebaiknya Bunda membiasakan diri untuk membaca komposisi setiap produk perawatan yang akan digunakan. Pastikan bahwa produk yang digunakan Si Kecil tidak mengandung minyak ya, Bunda. Hal ini karena produk yang mengandung minyak terutama minyak bumi atau minyak mineral, justru dapat kembali menyebabkan sumbatan baru pada saluran keringat yang berbeda.

Jika biang keringat masih terus saja tampak pada kulit Si Kecil, atau bahkan kondisinya semakin parah, meluas dan sulit untuk sembuh, maka sebaiknya Bunda segera membawa Si Kecil untuk cek ke dokter ya, Bunda.

Sumber : haibunda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *